Beranda > NNLP > Attunement & DTI NLP Series

Attunement & DTI NLP Series

ATTUNEMENT = TRANSFER STATE
Banyak fihak yang curiga dan under estimated terhadap istilah Attunement. Dikira semata-mata terkait dengan tradisi mistik dan klenik. Padahal Fenomena Attunement adalah sangat Ilmiah dan juga alamiah…..

Pernahkan anda bertemu dengan seseorang yang belum di kenal sebelumnya, tetapi anda merasa sangat cocok, dan anda dapat berkomunikasi dengannya dengan nyaman seperti keluarga sendiri. Nah… anda telah selaras & matching atau attune dengan orang tersebut…

Attunement pada prinsipnya adalah keselarasan Rasa atau sebuah Transfer State antara dua individu atau lebih yang dilakukan secara sadar oleh kedua belah fihak secara bersama-sama….Sehingga terjadi sebuah hubungan komunikasi pada frekwensi getaran yang sama…

Attunement Frekwensi “M” dalam Tradisi NAQS DNA
Adalah Tranfser Rasa Hubbillah atau Mahabbatullah (Cinta Kepada Allah) yang berada di dada Rasulullah kepada Para Sahabat. Yang kemudian oleh para sahabat di transferkan juga kepada generasi berikutnya hingga kpd Para Pembawa Wasilah (Guru Mursyid & Khalifah Ruhani) yang ada di zaman sekarang. Karena bersumber dari Dada Rasulullah SAW, maka Frekwensi ini di sebut juga dengan Nur Muhammad….

Karena ini bersifat Sambung Rasa, maka menurut hikmah dari Para Guru. Sambung Rasa ini hanya bisa terjalin di antara dua individu yang berada pada dimensi yang sama. Orang Hidup dengan orang yang masih hidup juga. Sedangkan dengan orang yang sudah mati, proses ini tidak terjadi. Akses yg dimungkinkan dengan orang yang sdh meninggal hanyalah Akses Memory Ilmunya saja. Dan bukan Transfer Rasa ini…

Rasa adalah abstract, dan berada dalam dimensi Cahaya yang lebih halus dari vibrasi di alam Quantum….

Istilah TRANSFER STATE di kenal di ranah pembelajaran NLP. Salah satunya adalah tekhnik DTI.

Deep Trance Identification (DTI)

DTI biasanya diajarkan pada pelatihan NLP pada kelas Master. Ini adalah versi advancednya circle of excellent. Secara konsep teknik DTI mirip dengan teknik CoE, perbedaan adalah fungsi DTI adalah untuk melakukan modelling.

Apa itu modelling?
Modelling merupakan proses duplikasi terhadap keunggulan orang lain atau diri kita sendiri lalu diterpakan pada diri kita sendiri. (banyak praktisi NLP yang bilang kayak kemampuannya peter di serial “Heroes”). Jika DTI dilakukan selama 21 hari full, maka segala perilaku termasuk kemampuan kita bakalan sama persis dengan orang yang kita model.

Tekniknya :

  1. Berdiri dan bayangkan sebuah lingkaran berdiameter kira-kira setengah meter di depan anda. Lingkarannya bisa kayak lingkaran yang ada di awal film serial Mr. Bean.
  2. Silahkan anda masuk ke dalam kondisi Know Nothing State Atau Masuk ke dalam Zona Kuantum Ikhlas.
  3. Bayangkan orang yang kita model berada dalam lingkaran tersebut.
  4. Sekarang perlahan masuk ke dalam lingkaran tsb. Masuki diri model berada dalam lingkaran itu.
  5. Lihat, dengar, rasakan dan alami (Proses Transfer State). Fokus pada pengalaman mental kita. Buat senyata-nyatanya, seakan-akan kita benar-benar sedang mengalami saat itu juga (present moment). Bayangkan sedetil mungkin. Dengarkan sejelas mungkin. Rasakan sekuat mungkin.
  6. Setelah selesai keluar dari lingkaran itu dan kembalikan kesadaran kita.
Kategori:NNLP
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: